Tips Menata SDM Generasi Milenial di Perkebunan Kelapa Sawit

  • Whatsapp
Menata SDM Generasi Milenial di Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit
Menata SDM Generasi Milenial di Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit

Dari hasil diskusi dengan praktisi HC dan berbagai literatur, kami dapat memaparkan secara singkat beberapa tips menata generasi milenial melalui perubahan strategi dan kebijakan perusahaan, serta perubahan pola kepemimpinan sebagai berikut:

1. Ciptakan budaya perusahaan yang menarik, tempat kerja yang menyenangkan dan keseimbangan dengan kehidupan pribadi mereka

Read More

2. Mendidik para manajer agar dapat berfungsi sebagai mentor sekaligus coach sehingga menjadi foster foster care bagi mellennialis

3. Mendesain ulang pekerjaan yang berbasis teknologi atau aplikasi digital agar lebih menarik dan tidak membosankan

4. Memberi ruang bagi milenial untuk berinovasi

5. Buat struktur organisasi yang jelas, deskripsi pekerjaan, target yang menantang, KPI yang menarik, dan penghargaan

6. Dorong mereka untuk bekerja dalam tim yang baik (minimal 2 orang) karena mereka sangat suka berkumpul

7. Memenuhi dan meningkatkan standar fasilitas yang menjadi kebutuhannya, seperti kendaraan, rumah lengkap dengan isinya, komunikasi, sarana olah raga, internet, sarana hiburan dan sarana lainnya yang dibutuhkan

8. Manfaatkan intervensi dengan memberikan fasilitas seperti liburan, full cover health, beasiswa pendidikan, bonus khusus, dan jenis penghargaan lainnya.

9. Menerapkan manajemen kinerja yang baik dan merumuskan Human Asset Values ​​dan jenjang karirnya secara jelas.

10. Mengembangkan organisasi pembelajaran. Hal ini penting dilakukan karena generasi milenial sangat antusias dengan perubahan dan hal-hal baru.

11. Mereka dapat melakukan multitasking tetapi masih sangat membutuhkan arahan dari atasannya untuk menjalankan tugasnya

12. Pemimpin harus rajin bertanya tentang kemajuan penugasan yang diberikan

13. Membantu menjelaskan aturan dan ekspektasi Manajemen dan memastikan mereka dapat menerjemahkan dan menerapkan

14. Hormati ide dan saran mereka dan dengan ramah mengingatkan mereka jika inisiatif yang mereka lakukan tidak sesuai dengan persyaratan perusahaan

15. Membuat mereka selalu tertantang dengan tugas dan target yang diberikan

16. Pemimpin pertanian harus menjadi pemimpin – teladan yang dapat menjadi pedoman dan teladan mereka

Pimpinan kebun dan manajemen perkebunan harus sadar dan paham bahwa generasi milenial itu sangat unik. Tidaklah bijak untuk membandingkan karakter generasi milenial dengan generasi sebelumnya, karena memang era yang berbeda. Sehingga tips di atas, hanya akan berjalan efektif jika didukung oleh komitmen pimpinan dan pimpinan perkebunan. Pemimpin kebun harus memiliki sifat sabar aktif. Sabar menghadapi karakternya yang unik dan aktif mendidiknya agar bisa bekerja secara profesional. Begitu mereka paham dan termotivasi, maka kinerjanya akan maju pesat, apalagi jika para pimpinan perkebunan bisa memberikan ide-ide baru dan menantang visi inovatif, maka hal ini akan mengakselerasi karyawan generasi milenial menjadi profesional dan pemimpin masa depan (talent).

Untuk memimpin generasi milenial, George Bradt menawarkan ide Brave Leadership yang merupakan singkatan dari Behavior, Relationship, Attitude, Values, dan Environment.

Behavior, generasi millennial  menghindari batasan antara atasan dan mereka yang bekerja sebagai bawahan. Berikan akses informasi terhadap mereka karena generasi millennial  cenderung memiliki rasa ingin tahu yang lebih terhadap situasi perusahaan dan bagaimana pekerjaan mereka dapat membantu tercapainya visi perusahaan.

Relationship, semua orang memerlukan respek atau rasa hormat, begitu pula generasi millennial, mereka sangat memerlukan rasa hormat. Jadilah pendengar aktif dan berilah feedback dengan cara yang tepat kepada mereka.

Attitude, generasi millennial  memiliki pandangan yang positif terhadap dirinya maupun masa depannya. Pandangan yang positif ini membuat para pemimpin lebih mudah menyemangati mereka dan menawarkan berbagai tantangan bagi mereka. Para millennial, sangat senang diberi kepercayaan melakukan pekerjaan yang baru dan menantang.

Values, para millennial  cenderung memiliki komitmen pada pekerjaan yang punya value dan memberikan banyak manfaat. Perusahaan yang berkomitmen kepada kepentingan banyak orang, memberi manfaat bagi masyarakat, peduli lingkungan dan mempermudah serta mempercepat urusan banyak orang sangat disenangi kaum millennial.Environment, mereka sangat enjoy bekerja di lingkungan yang terbuka, mudah mengakses informasi, bisa bekerja lintas daerah dan lintas benua. Ciptakanlah lingkungan dan suasana kerja

Related posts